Mengenal Interface Autodesk Revit
![]() |
| Interface Revit |
Saat pertama kali membuka Autodesk Revit, Anda akan melihat tampilan antarmuka (interface) yang mungkin terlihat kompleks. Namun, setelah memahami fungsi setiap bagian, Anda akan lebih mudah membuat model, mengelola proyek, dan menyusun dokumentasi.
Artikel ini membahas komponen utama pada interface Autodesk Revit beserta fungsinya.
Apa Itu Interface Revit?
Interface Revit adalah area kerja tempat Anda membuat, mengedit, dan mengelola model Building Information Modeling (BIM). Seluruh perintah, tampilan, dan informasi proyek berada dalam satu jendela yang saling terintegrasi.
Memahami interface Revit akan membantu Anda bekerja lebih cepat, efisien, dan mengurangi kesalahan saat membuat model.
Tampilan Utama Revit
Secara umum, interface Revit terdiri dari beberapa bagian utama.
1. Quick Access Toolbar
Quick Access Toolbar berada di bagian paling atas.
Toolbar ini berisi perintah yang sering digunakan, seperti:
Save
Undo
Redo
Open
Print
Synchronize (Worksharing)
Anda juga dapat menambahkan perintah favorit agar lebih mudah diakses.
2. Ribbon
Ribbon adalah area utama yang berisi hampir seluruh perintah dalam Revit.
Perintah dikelompokkan berdasarkan tab.
Beberapa tab yang paling sering digunakan:
Architecture
Digunakan untuk membuat elemen arsitektur seperti:
Wall
Door
Window
Floor
Roof
Ceiling
Structure
Berisi tool untuk membuat:
Foundation
Column
Beam
Brace
Slab
Systems
Digunakan untuk pekerjaan MEP.
Meliputi:
Duct
Pipe
Cable Tray
Conduit
Electrical Equipment
Insert
Untuk memasukkan file eksternal seperti:
CAD
Revit Link
Image
PDF
IFC
Annotate
Digunakan untuk dokumentasi.
Berisi:
Dimension
Text
Tag
Detail Line
Filled Region
Analyze
Digunakan untuk analisis.
Contohnya:
Energy Analysis
Structural Analysis
Sun Path
Manage
Berisi pengaturan proyek seperti:
Units
Materials
Object Styles
Project Information
Additional Settings
View
Mengatur tampilan model.
Meliputi:
3D View
Section
Elevation
Callout
Sheet
3. Project Browser
Project Browser berada di sisi kiri layar.
Fungsinya adalah mengelola seluruh isi proyek.
Di dalamnya terdapat:
Floor Plan
Ceiling Plan
Elevation
Section
3D View
Legends
Sheets
Families
Groups
Revit Links
Project Browser memudahkan Anda berpindah antar gambar hanya dengan klik.
4. Properties Palette
Panel ini berada di sisi kiri atau kanan (tergantung pengaturan).
Properties digunakan untuk mengubah karakteristik objek yang dipilih.
Contohnya:
Jika memilih dinding, Anda dapat mengubah:
Jenis dinding
Tebal dinding
Tinggi
Material
Base Constraint
Top Constraint
Properties akan berubah secara otomatis sesuai objek yang dipilih.
5. Drawing Area
Drawing Area merupakan area terbesar pada layar.
Di sinilah Anda:
Membuat model
Mengedit objek
Melihat denah
Membuat tampak
Membuat potongan
Membuat model 3D
Area ini menjadi pusat seluruh pekerjaan di Revit.
6. View Control Bar
Terletak di bagian bawah Drawing Area.
Berfungsi mengatur tampilan seperti:
Scale
Detail Level
Visual Style
Shadows
Sun Path
Crop View
View Control Bar membantu Anda mengubah tampilan model tanpa mengubah data proyek.
7. Status Bar
Status Bar berada di bagian bawah jendela.
Fungsinya memberikan informasi mengenai:
Tool yang sedang aktif
Petunjuk penggunaan
Pesan kesalahan
Instruksi langkah berikutnya
Jika masih pemula, biasakan membaca petunjuk pada Status Bar.
8. Navigation Bar
Navigation Bar berada di sisi kanan.
Berisi tool navigasi seperti:
Zoom
Pan
Orbit
Steering Wheel
Digunakan untuk mengontrol tampilan model 2D maupun 3D.
9. ViewCube
ViewCube merupakan ikon berbentuk kubus yang berada di kanan atas area gambar.
Fungsinya:
Mengubah sudut pandang 3D
Berpindah ke Front
Back
Left
Right
Top
Bottom
Isometric
ViewCube mempercepat navigasi model tiga dimensi.
10. Options Bar
Options Bar muncul tepat di bawah Ribbon.
Isinya berubah sesuai tool yang sedang digunakan.
Misalnya saat membuat Wall:
Height
Chain
Offset
Location Line
Alur Kerja Interface Revit
Urutan penggunaan interface biasanya sebagai berikut:
Pilih tool pada Ribbon.
Atur parameter melalui Properties.
Gambar objek pada Drawing Area.
Navigasi menggunakan ViewCube atau Navigation Bar.
Kelola view melalui Project Browser.
Simpan proyek menggunakan Quick Access Toolbar.
Tips Menggunakan Interface Revit
Hafalkan lokasi tab yang sering digunakan.
Gunakan shortcut keyboard untuk mempercepat pekerjaan.
Manfaatkan ViewCube saat bekerja dalam tampilan 3D.
Gunakan Project Browser untuk berpindah antar view dengan cepat.
Jangan menghapus panel Properties atau Project Browser karena keduanya sangat penting.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
Bingung membedakan Project Browser dan Properties.
Tidak memperhatikan Status Bar saat menjalankan perintah.
Menggambar pada view yang salah.
Tidak memahami fungsi setiap tab di Ribbon.
Terlalu sering berpindah menu tanpa menggunakan shortcut.
Kesimpulan
Interface Autodesk Revit dirancang agar seluruh proses pemodelan, dokumentasi, dan pengelolaan proyek dapat dilakukan dalam satu lingkungan kerja yang terintegrasi. Dengan memahami fungsi setiap panel. mulai dari Ribbon, Project Browser, Properties Palette, hingga Drawing Area. Anda akan lebih mudah mengikuti tutorial berikutnya dan bekerja lebih efisien pada proyek BIM.
FAQ
Apakah tampilan Revit bisa diubah?
Ya. Anda dapat memindahkan panel seperti Properties dan Project Browser, menambahkan perintah ke Quick Access Toolbar, serta mengatur tampilan sesuai kebutuhan.
Bagian mana yang paling sering digunakan?
Untuk sebagian besar pekerjaan, Anda akan sering menggunakan Ribbon, Project Browser, Properties Palette, dan Drawing Area.
Apakah semua disiplin menggunakan interface yang sama?
Ya. Arsitektur, Struktur, dan MEP menggunakan antarmuka dasar yang sama, tetapi tab dan perintah yang paling sering digunakan berbeda sesuai disiplin masing-masing.

