Cara Membuat Template AutoCAD (.DWT)
![]() |
| Membuat template AutoCAD |
Saat memulai proyek baru di AutoCAD, banyak pengguna langsung membuka file kosong dan mulai menggambar. Padahal, cara yang lebih profesional adalah menggunakan template AutoCAD (.DWT).
Template memungkinkan Anda menyimpan pengaturan standar seperti layer, dimensi, teks, jenis garis, dan layout sehingga setiap proyek baru memiliki format yang konsisten. Hal ini sangat penting bagi drafter, arsitek, engineer, maupun perusahaan konsultan yang mengerjakan banyak proyek.
Pada artikel ini, Anda akan mempelajari cara membuat template AutoCAD dari awal hingga siap digunakan.
Apa Itu Template AutoCAD?
Template AutoCAD adalah file dengan ekstensi .DWT (Drawing Template) yang berisi pengaturan standar proyek.
Berbeda dengan file gambar biasa (.DWG), template digunakan sebagai dasar untuk membuat gambar baru tanpa harus mengatur ulang semua konfigurasi.
Keuntungan Menggunakan Template
Menggunakan template memberikan banyak manfaat, antara lain:
Mempercepat proses memulai proyek.
Menjaga konsistensi gambar.
Mengurangi kesalahan pengaturan.
Memenuhi standar perusahaan.
Mempermudah kolaborasi dalam tim.
Langkah 1 – Buat File Baru
![]() |
| Buat file baru |
Buka AutoCAD, kemudian pilih:
File → New
atau tekan:
Ctrl + N
Pilih template bawaan seperti:
acad.dwt
acadiso.dwt (Metric)
Untuk pengguna di Indonesia, umumnya disarankan menggunakan acadiso.dwt karena menggunakan satuan metrik.
Langkah 2 – Atur Satuan (Units)
Ketik perintah:
UNITS
Lalu atur:
Length Type : Decimal
Precision : Sesuai kebutuhan
Insertion Scale : Millimeters (atau Meters sesuai standar proyek)
Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
Langkah 3 – Buat Layer Standar
Buka Layer Properties Manager dengan mengetik:
LA
Buat layer-layer yang akan sering digunakan, misalnya:
|
Nama Layer |
Warna |
Fungsi |
|
A-WALL |
Yellow |
Dinding |
|
A-DOOR |
Green |
Pintu |
|
A-WINDOW |
Cyan |
Jendela |
|
A-COLUMN |
Red |
Kolom |
|
A-TEXT |
White |
Teks |
|
A-DIM |
Magenta |
Dimensi |
|
A-HATCH |
Gray |
Arsiran |
|
A-GRID |
Blue |
Grid |
Atur juga Linetype dan Lineweight sesuai standar perusahaan.
Langkah 4 – Atur Text Style
Ketik:
STYLE
Buat style teks yang akan digunakan.
Contoh:
Arial
Romans
ISOCP
Simplex
Tentukan tinggi teks sesuai standar gambar.
Langkah 5 – Atur Dimension Style
Ketik:
DIMSTYLE
Kemudian buat Dimension Style baru.
Atur:
Arrow Size
Text Height
Extension Line
Unit Precision
Scale
Pengaturan ini akan digunakan pada seluruh dimensi dalam proyek.
Langkah 6 – Tambahkan Linetype
Jika diperlukan, tambahkan jenis garis dengan perintah:
LINETYPE
Klik Load, lalu pilih jenis garis seperti:
Continuous
Hidden
Center
Phantom
Dashed
Langkah 7 – Atur Layout
Masuk ke tab Layout.
Lakukan pengaturan:
Ukuran kertas (A4, A3, A2, A1, atau A0)
Plot Style
Skala Viewport
Judul gambar (Title Block)
Logo perusahaan (jika diperlukan)
Dengan demikian, layout siap digunakan setiap kali membuat proyek baru.
Langkah 8 – Tambahkan Block Standar
Masukkan block yang sering digunakan, misalnya:
Simbol utara (North Arrow)
Skala grafis
Pintu
Jendela
Furniture
Simbol listrik
Simbol plumbing
Menyimpan block di template akan menghemat banyak waktu.
Langkah 9 – Simpan Sebagai Template
Setelah semua pengaturan selesai:
Pilih:
File → Save As
Pada bagian Save as type, pilih:
AutoCAD Drawing Template (*.DWT)
Berikan nama yang jelas, misalnya:
Template_Arsitektur.dwt
Template_Struktur.dwt
Template_MEP.dwt
Company_Standard.dwt
Klik Save.
Cara Menggunakan Template
Untuk membuat proyek baru:
Klik New.
Pilih template yang telah dibuat.
Klik Open.
Semua pengaturan akan otomatis diterapkan pada file baru.
Isi Template yang Disarankan
Template profesional umumnya berisi:
Layer standar.
Warna layer.
Linetype.
Lineweight.
Text Style.
Dimension Style.
Layout siap cetak.
Plot Style (CTB/STB).
Block standar.
Title Block.
Pengaturan Units.
Dengan template yang lengkap, proses drafting menjadi lebih cepat dan konsisten.
Tips Membuat Template Profesional
Gunakan standar penamaan layer yang konsisten.
Pisahkan layer arsitektur, struktur, dan MEP.
Simpan template di folder bersama jika digunakan oleh tim.
Perbarui template secara berkala sesuai kebutuhan proyek.
Uji template dengan membuat proyek percobaan sebelum digunakan secara resmi.
Kesalahan yang Sering Dilakukan
Beberapa kesalahan yang sering terjadi saat membuat template:
Tidak mengatur satuan sejak awal.
Layer belum memiliki warna dan lineweight yang sesuai.
Tidak menyimpan dalam format .DWT.
Tidak menyertakan title block.
Menggunakan nama template yang tidak jelas.
Tidak menguji template sebelum digunakan.
Menghindari kesalahan ini akan menghasilkan template yang lebih andal dan siap digunakan pada berbagai proyek.
Penutup
Template AutoCAD merupakan salah satu alat yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi kerja dan menjaga konsistensi gambar teknik. Dengan menyimpan pengaturan seperti layer, dimensi, teks, layout, dan block ke dalam file .DWT, Anda tidak perlu mengulang konfigurasi setiap kali memulai proyek baru.
Baik Anda seorang pemula maupun profesional, membangun template yang sesuai standar akan menghemat banyak waktu dan membantu menghasilkan gambar yang lebih rapi, terstruktur, dan siap digunakan dalam lingkungan kerja profesional.


