Cara Membuat Project Baru di Autodesk Revit
Autodesk Revit merupakan salah satu software Building Information Modeling (BIM) yang banyak digunakan oleh arsitek, engineer, dan kontraktor untuk merancang bangunan secara terintegrasi. Sebelum mulai membuat model bangunan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat project baru.
Pada artikel ini, Anda akan mempelajari cara membuat project baru di Revit beserta penjelasan setiap pengaturannya sehingga siap digunakan untuk proses desain.
Mengapa Membuat Project Baru dengan Benar Itu Penting?
Project merupakan file utama tempat seluruh model, gambar kerja, jadwal (schedule), dan informasi proyek disimpan.
Jika pengaturan awal dilakukan dengan benar, maka pekerjaan akan menjadi:
Lebih rapi
Mudah dikelola
Sesuai standar perusahaan
Mengurangi revisi di kemudian hari
Apa yang Dibutuhkan?
Sebelum memulai, pastikan Anda telah:
Menginstal Autodesk Revit.
Menyiapkan Template Project (.RTE) jika perusahaan memiliki standar sendiri.
Mengetahui satuan yang akan digunakan (Metric atau Imperial).
Untuk pengguna di Indonesia, umumnya menggunakan Metric.
Langkah 1 – Buka Autodesk Revit
Jalankan Autodesk Revit melalui desktop atau Start Menu.
Tunggu hingga halaman Home Screen muncul.
Pada halaman ini tersedia beberapa menu seperti:
Open
New
Recent Files
Recent Models
Langkah 2 – Pilih New Project
Klik menu:
New → Project
Jendela New Project akan muncul.
Di dalamnya terdapat beberapa pilihan penting.
Langkah 3 – Pilih Template Project
Template menentukan pengaturan awal project.
Contoh template bawaan Revit:
Architectural Template
Structural Template
Mechanical Template
Construction Template
Untuk latihan arsitektur pilih:
Jika menggunakan template perusahaan, klik:
Browse
lalu pilih file .RTE yang telah disediakan.
Langkah 4 – Pilih Project
Pada bagian bawah terdapat pilihan:
Project
Project Template
Pilih:
Project
Kemudian klik OK.
Revit akan membuat project baru berdasarkan template yang dipilih.
Langkah 5 – Simpan Project
Jangan menunggu hingga pekerjaan selesai.
Segera simpan project dengan memilih:
File → Save As → Project
atau tekan
Ctrl + S
Langkah 6 – Tentukan Lokasi Penyimpanan
Simpan file pada folder proyek yang telah disiapkan.
Contoh struktur folder:
Project Rumah Minimalis
│
├── Revit
├── CAD
├── PDF
├── Image
├── Render
├── IFC
└── Backup
Memberikan struktur folder yang rapi akan memudahkan kolaborasi tim.
Langkah 7 – Beri Nama Project
Gunakan nama file yang mudah dipahami.
Contoh:
Rumah_2_Lantai.rvt
Gedung_Kantor_A.rvt
Villa_Bali.rvt
Hindari nama seperti:
Project Baru
Revit1
Test
Latihan
Mengenal Tampilan Project Baru
Setelah project berhasil dibuat, Anda akan melihat beberapa bagian utama.
Project Browser
Berisi seluruh elemen proyek seperti:
Floor Plans
Ceiling Plans
Elevations
Sections
Schedules
Families
Sheets
3D Views
Properties
Panel untuk mengubah properti objek yang dipilih.
Drawing Area
Area utama tempat membuat model bangunan.
View Control Bar
Digunakan untuk mengatur tampilan gambar.
Navigation Bar
Berfungsi untuk:
Zoom
Pan
Orbit
Steering Wheel
Pengaturan Awal yang Disarankan
Sebelum mulai menggambar, lakukan beberapa pengaturan berikut.
1. Atur Units
Masuk ke:
Manage → Project Units
Gunakan:
Millimeter
Meter
Square Meter
sesuai standar proyek.
2. Simpan Project
Biasakan menekan:
Ctrl + S
setiap beberapa menit.
3. Aktifkan Backup
Revit memiliki fitur backup otomatis.
Sebaiknya tetap lakukan penyimpanan berkala untuk menghindari kehilangan data.
4. Buat Folder Kerja
Pisahkan file berdasarkan kategori agar mudah dikelola.
Tips Sebelum Mulai Modeling
Sebelum membuat dinding atau lantai, sebaiknya lakukan:
Membuat Level.
Membuat Grid.
Mengatur Elevation.
Mengatur Project Base Point.
Menentukan koordinat proyek jika diperlukan.
Langkah ini akan mempermudah proses modeling selanjutnya.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
Beberapa kesalahan umum saat membuat project baru di Revit antara lain:
Memilih template yang tidak sesuai.
Tidak langsung menyimpan file.
Menggunakan satuan yang salah.
Memberi nama file yang tidak jelas.
Tidak membuat struktur folder proyek.
Mengabaikan pengaturan awal seperti level dan grid.
Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membuat proyek lebih mudah dikelola sejak awal.
Penutup
Membuat project baru di Autodesk Revit merupakan langkah pertama dalam setiap pekerjaan BIM. Dengan memilih template yang tepat, mengatur satuan proyek, menyimpan file secara teratur, dan menyiapkan struktur folder yang rapi, Anda akan memiliki fondasi yang baik untuk proses desain berikutnya.
Setelah project berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah mempelajari Level, Grid, serta mulai membuat elemen bangunan seperti dinding, lantai, pintu, dan jendela. Dengan latihan yang konsisten, Anda akan semakin terbiasa menggunakan Revit untuk menghasilkan model bangunan yang akurat dan profesional.







